Rabu, 08 Agustus 2012

Ditemukan Lima Bus Yang Bermasalah


Sukabumi-  Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi menemukan lima  unit Bus Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP) yang bermasalah, sehingga terpaksa harus kena tilang, keterdapatan lima unit Bus tersebut hasil dari pengecekan dan pemeriksaaan terhdap kendaraan yang digelar oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa barat dan Dinas perhubungan Kota Sukabumi di Terminal Sudirman Sukabumi Rabu,(8/7) kemarin.
“ terpaksa ke 5 unit Bus yang bermasalah tersebut terpaksa harus memperbaiki ,” Ungkap Pelaksana Bina system Operasional dan transportasi yang didampingi oleh Kepala Terminal Sudirman Sukabumi Yusuf Chaery,Rabu, (8/7) Kemarin.   
Dikatakannya, dilakukanya pengecekan laik jalan  tersebut bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dijalan, begitu juga bertujuan mengantisipasi menjelang lebaran yang akan dipadati oleh para pemudik,” Kalu masih ditemukan Bus yang tidak layak jalan pihaknya tidak akan merekomendasikan Bus tersebut untuk beroperasi dan harus dikembalikan ke garasinya,” Katanya.
Adapun pengujian yang kami lakukan diantaranya,Ban Mobil, lamu rem,lampu depan dan dari segi administrasinya yaitu kelengkapan surat-suratnya.” Bus yang tidak  laik beroperasi, yakni komponen vital harus memenuhi standar. Diantaranya, peralatana teknis kendaraan, sistem penerangan, as, suspense, rangka dan body, sistem rem, mesin dan transmisi, kincup roda depan serta  ban dan velk. Janagn sampai ditemukan ban vulkanisir.” Katanya.
Sementara itu Kepala terminal Sudirman Yusuf Chaery menjelaskan, saat ini jumalh Armada Bus sebanyak 424 diantaranya AKDP 276 dan AKAP berjumlah 170. Dan cadangan 30 Bus . Katanya. (Arya)



Menjelang Lebaran Kesediaan Daging Sapi Aman

Sukabumi-  Meskipun Kendati saat ini tidak ada  sapi import, namun persediaan kebutuhan daging sapi menjelang lebaran nanti untuk Kota Sukabumi dibilang aman. Pasalnya saat ini stock di setiap pedagang masih banyak.
” Karena sapi import sekarang harus ada peralatan dan metode berstandar Australia, namun untuk tetap memenuhi kebutuhan masyarakat kita mendatanagkan sapi lokal diantaranya dari daerah Jawa tengah dan jawa timur ,” Kata  kepala bidang peternakan pada Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan (DPKP) Kota Sukabumi Cecep Mansur kepada NERACA Rabu,(08/7), “
Selain itu lanjut dia, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap daging sapi, pihaknya juga sudah mengantisipasinnya bahkan para pengusaha- pengusaha daging sapi jauh-jauh hari sudah mempersiapkan. Sehingga saat ini stok daging sapi di Kota Sukabumi aman sampai lebaran nanti. Ujarnya.
Dijelaskan Cecep, Bila dibandingkan kebutuhan masyrakat akan daging sapi pada hari-hari biasa 4,5 ton daging sapi perharinya, sementara saat menjelang ramadhan dan lebaran bias mencapai 15-16 ton atau 14 kali lipat dari hari-hari biasa. Dan mengenai harga tentunya akan brbeda dengan hari-hari biasa, pada awal memasuki lebaran saja harga daging melonjak mencapai kurang lebih Rp.70 ribu rupiah, dan saat menjelang lebaran nanti harga daging sapi bisa menyentuh harga kurang lebih Rp.90 ribu. “ Tingginya harga sapi dikarenakan harga sapi lokal di daerah jawa tengah dan jawa timur lebih tinggi.” Katanya.
Sementara itu salah satu penjual daging sapi dari daerah Jawa timur Mindar (49), di hari biasa dirinya mengirim sapi ke Kota Sukabumi hanya mencapai tidak lebih dari 31 ekor, namun kalau selama bulan ramdhan dan menjeleng lebaran bias mencapai 200 ekor , “ selain pengiriman sapi meningkat, juga harga jual sapi naik hingga tembus Rp.13 – 15 juta dari harga normal 8-10 juta.” Ungkapnya. (Arya)     

Selasa, 07 Agustus 2012

DP 4 Kota Sukabumi Siapkan 6 Liang Lahat

Sukabumi- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Pengelolaan Persampahan, Pertamanan dan Pemakaman (DP4) Kota Sukabumi, sedikitnya telah menyiapkan 6 liang lahat untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mengantisipasi kalau ada warga masayarakat yang meninggal di hari raya Idul fitri."    Adapun ke-6 liang lahat tersebut, berada di 3 Tempat Pemakaman Umum (TPU), yakni di TPU Binong, TPU Taman Rohmat dan  TPU Taman Bahagia masing-masing,2 liang lahat. " Ujar kabidPemakaman DP4 Kota Sukabumi, H. Dede Nurdin kepada NERACA diruang kerjanya Selasa,(07/8)
Dikatakan dia, setiap tahun pihaknya selalu mempersiapkan liang lahat tersebut dengan tujuan  berupaya meningkatkan  pelayanan pemakaman jenazah, bagi warga masyarakat khususnya yang membutuhkan liang lahat untuk pemakaman keluarganya," Kalau ada masyarakat yang meninggal dunia dan dimakamkan pada hari lebaran  kami siap melayaninya. Selain itu juga diharapkan dengan disiapkannya ke-6 liang lahat tersebut, keluarga yang ditinggalkan tidak perlu bersusah payah mencari lokasi tempat pemakaman," Katanya.
Ketika ditanya berapa biaya restribusi pemakaman Dede menjelaskan, tahun kemarin sebelum ada perubahan  untuk pemakaman non muslim Rp.75 ribu namun setelah ada perubahan perda pemakaman untuk non muslim turun Rp.25 ribu  dan untuk biaya pemakaman muslim tidak berubah. Dia menambahkan, Perda lama dirubah menjadi perda baru yaitu nomor  5 tahun 2012 tentang restribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat. " Perda lama untuk pemakaman non muslim Rp.75 ribu setelah ada perda baru menjadi Rp.50 ribu kalau pemakaman untuk muslim tidak berubah masih sama Rp.50 ribu," Ujarnya. 
Dengan demikian lanjut dia, apabila ada warga masyarakat Kota Sukabumi yang meninggal dunia pada Hari Raya Idul Fitri Tahun 2012 sekarang , pihak keluarga yang ditinggalkan tidak akan sulit mencari tempat untuk pemakaman, karena sudah disiapakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, melalui Bidang Pemakaman DP4 Kota Sukabumi. " Kami siap melayani 24 jam " ungkapnya.(arya)

Senin, 06 Agustus 2012

SMKN 4 Bagikan 100 Paket Sembako

Sukabumi-  Siwa  SMK Negeri 4 Kota Sukabumi membagikan 100 paket sembako kepada warga yang kurang mampu, pemberian dilaksanakan di halaman sekolah Senin,(06/7) kemarin, “ Setiap tahunnya siswa disini melaksanakan kegiatan bakti sosial ,yang kebetulan untuk tahun ini bertepatan dengan bulan suci ramadhan, jadi momennya sangat pas ” Ujar Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Kota Sukabumi H.Didi Suryadi Kepada Sejumlah wartawan peliput .
Dikatakannya, semua paket yang digaikan tersebut merupakan hasil dari siswa baru tahun ini, begitu juga dengan tahun tahun sebelumnya, “ setiap siswa baru ada yag meyumbang beras meskipun 1-2 gelas, ada juga yang lainnya,” Ujar Didi.
Dikatakannya, kegiatan ini juga merupakan bentuk wujud kepedulian siswa atau sekolah disini kepada warga sekitar, agar selalu tercipta komunikasi yang baik sekolah dengan lingkungan sekitar. Juga, kegiatan sosial ini intinya menumbuh kembangkan jiwa sosial kepada siswa sehingga diharapkan bisa mempunyai rasa kepedulian tinggi kepada masyarakat yang membutuhkan,” mudah-mudahan seringnya dilakasanakn kegitan ini, jiwa kepedulian dan sosialnya benar-benar tumbuh disetiap siswa.” Ujarnya.
Sekolah SMK Negeri 4 juga selain menjadi sekolah faforit , sekolah  kejuruan yang beralamatkan di Kecamatan lembursitu merupakan satu-satunya sekolah perwakilan di Kota Sukabumi yang dipilih  oleh PT Astra Honda Motor (AHM) dalam kerjasama peningkatan mutu. “ Alhamdulilah kerjasama ini melibatkan guru dan siswa dalam bentuk perekrutan dan peningkatan mutu yang nantinya guru dan siswa mendapatkan pelatihan oleh PT AHM.” Ujarnya. (Arya)

Jumat, 03 Agustus 2012

Selama Bulan Juli 2012 Transaksi Uang Meningkat

Sukabumi- Menjelang idul fitri Pengiriman uang terus mengalami
peningkatan. kenaikan tersebut terlihat berdasarkan data dari
transaksilayanan western Union di dari PT POS Indonesia Cabang
sukabumi meningkat sampai 11 persen. " bila dibandingkan dengan tahun
lalu selama bulan Juli 2012 ini ada peningkatan apalagi nanti
mendekati lebaran" Kata Manager Pemasaran Kantor Pos Sukabumi, A
Saiful Bahri kepada Neraca jumat kemarin.
Dikatakannya, untuk diluar negeri saja  perbulannya hampir mencapai
rata-rata Rp.40,3 milliar, dengan jumlah transaksi 13,5 ribu sedangkan
dalam negeri mencapai Rp,12,5 milliar dengan jumlah transaksi 12,562."
Selama ramdahan dan menjelang idulfitri pasti meningkat". Katanya.
Kebanyakan, pemgiriman uang melalui western union dari saudi arabia
dimana salah satu keluarganya ada yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia
(TKI)," ini bisa dilihatdari tingginya jumlah trnsaksi yang mencapai
40,3 milliar."Ujarnya.
Dia menambahkan, biasanya pada H-7 Lebaran. Hampir tiap tahun
peningkatan yang tidak jauh berbeda dengan tahun kemarin. " lihat saja
nanti H-7 akan terjadi antrian panjang atau membludak masayrakat yang
akan melakukan transaksi di sini," Ujarnya (Arya)

Kamis, 02 Agustus 2012

Di Bulan Ramadhan, PDAM TBW kota Sukabumi Bebaskan Tagihan Air Mesjid

Sukabumi- Perusahan Daerah Air Minum Tirta Bumi Wibawa (PDAM TBW) Kota Sukabumi memberikan gratis pembayaran bagi mesjid-mesjid yang menjadi pelanggan PDAM Kota Sukabumi, hal tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian PDAM di bulan Ramadhan,” mesjid yang menjadi pelanggan kita diberikan bebas pembayaran selama satu bulan penuh sejak terhitung awal Agustus 2012 ,” Ujar Direktur PDAM TBW Kota Sukabumi H.Helmi Soetikno kepada Neraca diruang kerjanya Kamis,(2/8) kemarin.
Berkaitan dengan pelayanan, PDAM Kota sendiri telah melakukan perubahan-perubahan diantaranya melakukan kerjasama dengan PT POS Indonesia dalam segi pembayaran rekening air, sehingga semua pelanggan tidak usah jauh-jauh datang ke kantor PDAM kota Sukabumi bisa langsung ke PT POS terdekat seluruh Indonesia , “ tujuan membuka loket di kantor Pos mempermudah pelanggan ,” katanya.
Menyinggung musim kemarau, Helmi mengatakan, semua debit air mengalami penurunan seperti di water treatment plant (WTP) Cinumpang dari 250 liter perdetik kini menjadi 247 liter perdetik, begitu juga di WTP Cigadog dari 50 liter perdetik kini 38 liter pedetik dan didaerah WTP Batukarut dari 150 liter perdetik dimusim kemarau ini menjadi 82 liter perdetik, “ Upaya kita tentunya mengatur giliran air bagi pelanggan, serta dibentuknya tim penanganan komplain 24 jam dan kita juga dibantu suplai air dari Pulau Air” katanya.
Selain itu PDAM TBW kota Sukabumi juga telah melakukan survey yang dilaksanakan oleh tim Survei HS-fames Bogor, survey tersebut tentang kepuasan pelanggan. Survey ini sesuai dengan intruksi Waalikota untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan pelanggan . “semester 1 tahun 2012 dari bulan Januari – Juni 2011 survei dilakukan kepada 500 pelanggan di wilayah 7 kecamatan kota Sukabumi dan hasil survey semua pelanggan,mengaatakan pelayanan PDAM Kota Sukabumi memuaskan,” Ungkapnya. (Arya)

Rabu, 01 Agustus 2012

Meskipun digelar Aksi Libur, Namun Di kota Sukabumi Sebagian Penjual Tempe dan Tahu tetap Berjualan


Sukabumi- Aksi libur yang dilakukan oleh forum komunikasi pengrajin atau pedagang tahu dan tempe  se Kota Sukabumi yang dijadwalkan selama 3 hari mulai tanggal (1-3/8) ternyata dihari pertama aksilibur  tidak mempengaruhi mereka untuk tatap memproduksi jualanya.
Pantauan NERACA  disalah satu pengrajin tahu daerah jalan Pemuda Keluarahan Tipar Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, meski dari pagi sampai siang tidak beroperasi, namun siangnya mereka tetap akan beroperasi.” Kami kan beroperasi sorenya karena kami juga mempunyai pelanggan yang sudah memasan, besok saja saya akan memproduksi 1 kwintal tahu untuk pelanggan yang sudah dijanjikan jauh-jauh hari,” Ujar Bobi salah satu pengrajin tahu di Kota Sukabumi kemarin.
Ketika ditanya bagaimana dengan adanya surat edaran yang isinya akan ada aksi libur sementara, Bobi menuturkan, di Kota Sukabumi sendiri hasil kesepakatannya tidak ada unsur pemaksaan untuk libur artinya mau berjualan atau libur dipersilahkan, yang penting salaing menjaga ketentraman, keamanan, kebersamaan dan kondusifitas antar sesama pedagang atau pengrajin tahu dan tempe,   “ Kita juga dipersilahkan untuk berjualan,karena disini masih banyak pengrajin tahu dan tempe yang skalanya kecil, saya libur hari ini saja kehilangan laba bersih sekitar Rp.700 sampai Rp.800 ribu rupiah, ”. Ujarnya.
Diakuinya, sebelum ada kenaikan harga kacang kedelai, setiap hari memproduksi tahu mencapai 6 sampai 7 kwintal, namun ketika ada kenaikan harga  hanya mampu 4-5 kwintal. Untuk itu saya berharap pemerintah bisa memberikan solusi yang baik, sehingga jangan lagi terjadi seperti saat ini. Katanya.
Hal serupa juga dilakukan sebagaian pengrajin Tempe, mereka memutuskan untuk tetap berjualan, selain tidak mau rugi, juga untuk memnuhi kebutuhan pelangganya yang jauh-jauh hari sudah memesan.
Sementara itu, ketua Koperasi tahu dan tempe Indonesia (Kopti) wilayah Kota Sukabumi M.Badar mengatakan, situasi hari pertama aksi dilapanagan aman dan tentram, meskipun diakuinya adasebagian yang tetap berjualan. “ hasil pantauan kami di beberapa pengrajin atau pedagang yang ada dipasar, aksi libur sementara berjualan aman dan kondusif, bahkan ada sebagaian pengrajin atau pedagang yang berjualan,” Ujarnya.
Dikatakannya, sebelum kami melakukan aksi libur kami bersam semua pengrajin atau pedagang tahu dan tempe se Kota Sukabumi telah melakukan suatu kesepakatan diantaranya, selaian menjaga kebersamaan antara pengrajin atau pedangan tahu dan tempe juga apabila terdapat dan terlihat diantara pengrajin berjualan atau memproduksi, maka siapapun agar tidak melakukan aksi-aksi yang melanggar norma hokum antara lain perusakan atau perampasan hak orang lain.” Jadi jelas karena kesepakatan kita semua, wajar bila saat ini ada yang memproduksi tahu dan temep.” Katanya. (Arya)