Kamis, 06 Desember 2012

CAlaon Wakil Walikota Sukabumi Akan Kelurkan Kartu Pintar Dan Kartu Sehat


Sukabumi-  Calon Wakil Walikota Sukabumi Jona Arizona akan mengeluarkan program kartu Sehat dan Kartu pintar bagi seluruh masyarakat Kota Sukabumi. Tujuan rencana tersebut agar keluarga yang kurang mampu bisa sekolah dengan gratis sampai jenjang SMA dan sederajat, begitu juga dengan kartu sehat, nantinya tidak ada alasan lagi masyarakat yang sakit tidak dilayani. “ Untuk kartu pintar,  Insyallah dengan ditunjang anggaran dari APBN, Provinsi dan daerah, bisa direalisasikan 2014 mendatang dan sangat mungkin untuk dilaksanakan.” Jelas Jona saat bertatap muka dengan warga Kelurahan Keramat Kecamatan Gunungpuyuh, Kamis,(6/12). Kemarin.
Dikatakannya, Kota Sukabumi sudah wajardikdas 12 tahun, bahkan 30 % anggaran dialokasikan untuk pendidikan di Kota Sukabumi.” Intinya ketika saya dan pasangan saya yakni H.Mulyono terpilih memimpin Kota Sukabumi nanti, program tersebut akan dijalankan tidak terlepas miskin ataupun mampu yang penting mereka bisa sekolah gratis,” ujarnya.
Begitu juga lanjut dia,dengan penggunaan kartu sehat, dimana nanti pelayanan kesehatan harus optimal dengan memberdayakan maksimal rumahsakit, puskesmas dan pelayanan kesehatan lainya. “ Jadi tidak ada alasan lagi yang sakit tidak terlayani.” Katanya.
Selain akan mengeluarkan kartu pintar dan kartu sehat, pihaknya bersama pasangannya,akan berupaya meningkatkan indeks kesejahteraan masyarakat, dengan cara memberikan bantuan modal kerja bagi ekonomi kreatif berbasis keluarga di masing-masing RW.” Kita akan berusaha memberikan bantuan modal untuk program tersebut masing-masing rw mendapatkan sebesar Rp.25 juta rupiah.” Terangnya.(Arya)

Senin, 03 Desember 2012

Puluhan Orang Mengikuti Pelatihan Perakitan Komputer



Sukabumi-  Sebanyak 40 orang yang ada di 7 kecamatan se Kota Sukabumi mengikuti pelatihan perakitan/service computer. Acara yang di gelar oleh Dinas Sosisal Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB), Kota  Sukabumi di laksanakan di aula pelatihan Dinsostek PB  selama 10 hari.
“ setelah mereka memahami dan menguasai perakitan atau service computer setidaknya bisa dimulai dilingkungan sekitarnya masing-masing kemudian dilanjutkan bisa berpeluang membuka usaha sendiri dibidang computer, baiik itu warnet, jasa service dan lainnya.” Ujar  Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Wahyu Setiawan kepada NERACA,( 3/12). Kemarin.
Wahyu menambahkan, mengenai penyerapan ketenagakerjaan setelah mereka mengikuti pelatihan pihaknya tidak memantau,lebih lanjut, cuman bila ada lowongan pekerjaan pihaknya selalu memberitahukan kepada mereka. “ kabanyakan perusahaankan mencari tenaga kerja yang berpengalaman atau setidaknya sudah memahami yang akan dikerjakan, dan pelatihan ini merupakan salah satu dasar bagi mereka juga bila ada salah satu perusahaan membutuhkan tenaga kerja.” Ujarnya.
Wahyu mengatakan, kalau melihat data yang membuat surat keterangan permohonan pembuatan surat keterangan pencari kerja (kartu kuning), jumlah pencari kerja di Kota masih tinggi. Namun,permasalahan  setelah mereka bekerja tidak melapor kembali ke kami dan itu membuat Disnakertrans PB kesulitan untuk mendata. “ Seharusnya mereka lapor,kami tau berapa dari yang memohon kartu kuning yang diterima bekerja,”ujarnya. (Arya)

Akibat hujan Deras Disertai Angin Kencang Puluhan Rumah Terkena Bencana


Sukabumi-  Akibat Hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Kota Sukabumi pada hari  Minggu ,(2/12) yang lalu, menyebabkan puluhan rumah terendam  banjir dan rubuh serta membuat tanah mengalami longsor.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana (PB) pada Dinas Sosisal Tenaga Kerja dan Penanggulangan Bencana (Dinsostek PB) Kota Sukabumi Hendra Resmana menjelaskan kepada NERACA, Senin,(3/12) kemarin.hasil monitor dari lapangan terdapat 95 rumah tergenag air  diantaranya tiga rumah rusak sebagian atap dan tembok ambruk akibat tersapu angin piting beliung dan tergerus longsor. “ Sejak Minggu sore sampai malam hari terdapat 3 Kecamatan yang dilanda bencana yakni Kecamatan Baros dengan kejadian angin putting beliung dan hujan deras yang menyebabkan banjir, kemudian di kecamatan Lembursitu mengalami Banjir di 4 keluarahan dan kecamatan Warudoyong dengan kejadian tanah lonsor di kelurahan Benteng Kidul. Untuk Sementara ditaksir kerugian sekitar Rp.250 juta” Jelas Hendra.
Terkait bantuan apa saja yang sudah diberikan kepada warga yang terkena musibah, Hendra mengungkapkan, saat ini pihaknya baru memberikan bantuan berupa natura saja. Dan itu kami berikan langsung kepada warga yang terkena musibah bencana. “ Bntuan yang sudah diberikan berupa natura dan itu  baru sebagian.” Ujarnya.
Semnatar menurut dia hamper semua 7 Kecamatan yang ada di Kota Sukabumi kalau dilihat kultur tanah rawan bencana, untuk itu pihaknya menghimbau kepada seluruh warga agar selalu waspada menghadapi musim hujan yang ekstrim. Menurut  BMKG puncak musim hujan sekitar Bulan Januari dan Pebruari 2013. “ Kami menghimbau warga selalu waspada ketika ada hujan deras dan angin kencang.” Ujarnya. (Arya)

Sabtu, 01 Desember 2012

Reaalisasi Penerimaan Pendapatan Daerah Kota Sukabumi Setiap Tahunnya Selalu Memenuhi Target


Sukabumi-  Kepala Bidang penagihan dan penyuluhan pada Dinas Pendapatan Pengelolaan  Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi Yudi Yustiawan mengatakan,  reaalisasi penerimaan pendapatan daerah setiap tahunnya selalu over target. Ini terlihat berdasarkan data yang sudah dievaluasi Gubernur no.903/1300/2012 per tanggal 18 Oktober 2012 Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi dari sektor pajak hingga 28 November 2012, telah melampui target sekitar 103,51 Persen dari target Rp. 15.078.304.800.

Sementara uraian pendapatan berdasarkan data yang dimilikinya, relisasi pajak hotel mencapai Rp. 699.275.921 (95,98 %) dari target Rp. 728.528.000. Realisasi Pajak restoran Rp. 3.230.236.563 (99,37%) dari target Rp. 3.250.856.000. Pajak Hiburan Rp. 546.664.637 (80,77%) dari target Rp. 676.821.000. Pajak Reklame Rp. 697.755.830 (103,63%) dari target Rp. 673.299.800. Pajak Penerangan Jalan Rp. 3.666.997.905 (104,47%) dari target Rp. 3.510.000.000. Sedangkan Pajak Parikir Rp. 146.735.700 (98,61%) dari target Rp. 148.800.000. “ masih ada waktu sebulan lagi dan kami optimis akhir tahun nanti semuanya target bisa tercapai atau bisa over target.” Ujar Yudi Kepada NERACA di ruang kerjanya, Jumat,(30/11) .Kemarin.
Ketika ditanya kendala apa saja yang dihadapi oleh pihaknya dalam segi penagihan dilapangan, Yudi menuturkan, dari segi penagihan pihaknya masih menemukan masyarakat yang masih kurang kesadaran terhadap wajib pajak. Namun baginya tidak menjadi kendala yang signifikan yang penting target kita terpenuhi. Selain itu jumlah personil penarik pajak yang masih dianggap kurang. Dan itu yang menjadi prioritas kedepannya untuk menambah jumlah personil tahun depan.
“Saat ini petugas penarik pajak berjumlah 13 orang termasuk dengan structural. Dengan jumlah personil tersebut,  kalau dilihat dari  orang yang wajib Pajak Bumi Bangunan (PBB) di Kota Sukabumi yang berjumlah 80.ribu, idealnya petugas penarik pajak  sekitar 20 orang. Meskipun dengan personil yang berjumlah 13 sekarang ini target kita setiap tahunnya terpenuhi.” Jelasnya.
Selain mengoptimalkan penagihan kepada warga yang wajib pajak, pihaknya juga akan lebih intensif lagi dalam penagihan retribusi yang terdapat di sejumlah 17 unit penghasil di Kota Sukabumi, terdiri dari Dinas/Instansi, BUMD dan lembaga lainnya

Makanya untuk kedepan, pihaknya tidak henti-henti melakukan penyuluhan terntang kesadaran wajib pajak, juga membenahi Sumber Daya Manusia (SDM) di intern dengan tujuan bisa lebih memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih bagus lagi.” Bukan berarti SDM saat ini jelek cuman ingin lebih memberikan nilai lebih.karena bagaimanpun juga bagian penagihan harus dibekali dengan SDM yang kuat.” Terangnya.  (Arya)





Rabu, 28 November 2012

Walikota Sukabumi Raih Pernghargaan Bapak ICT


Sukabumi- Walikota Sukabumi H. Mokh. Muslikh Abdussyukur meraih piagam penghargaan sebagai Bapak (Information Comunication Technology) ICT Kota Sukabumi dari B One Corporation, penghargaan yang diberikan tersebut  atas dedikasi dan komitmen terhadap pengembangan ICT di berbagai bidang.

Penghargaan yang diberikan langsung CEO B One Copr Idham Fitriyadi tersebut, diterima langsung oleh Wakil Walikota Sukabumi H. Mulyono yang mewakili Walikota Sukabumi dalam seminar sertifikasi internasional menyongsong globalisasi yang dilaksanakan Yayasan Pendidikan PASIM Sukabumi bekerjasama dengan Axioo dan B One di Gedung Wanita, Rabu (28/11). Acar tersebut juga dihadiri oleh ratusan pelajar se Kota Sukabumi.
Wakil Walikota Sukabumi H. Mulyono mengatakan, bahwa untuk bekerja diluar negeri bukan hanya mampu pasih dalam bahasa Inggris atau lainnya, namun juga dituntut untuk menguasai Informasi Teknologi (IT).
Diungkapkannya, dengan adanya sertfikasi internasional IT tersebut sebagai upaya untuk memudahkan lulusan pelajar SMK di Kota Sukabumi untuk bekerja di luar negeri khususnya yang bergerak di bidang IT.
Sementara itu Pimpinan PASIM Sukabumi Fajar Laksana menjelaskanan, dengan adanya sertifikasi internasional IT secara tidak langsung memberikan peluang kepada lulusan siswa SMK di Kota Sukabumi untuk bekerja di perusahaan-perusahaan luar negeri.
Untuk itu lanjut Fajar,  satu bulan kedepan pihaknya akan menggelar pelatihan sekaligus melakukan test IT bagi para siswa SMK di Kota Sukabumi. “ bagi mereka yang mendapatkan nilai terbaik tentunya akan mendaptakansertifikasi IT yang dikeluarkan langsung oleh Microsoft. (Arya)

Ada Sekitar Rp. 1 Milliar Untuk KUR Di BNI Syariah Cabang Sukabumi


Sukabumi -  Meskipun baru berdiri 4 bulan BNI Syariah Cabang Sukabumi Sukabumi terus melakukan terobosan – terobosan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“ kami juga rencana akan membuka cabang baru diwilayah Pelabuhanratu dan Cibadak Sukabumi di tahun 2013, tujuannya untuk melebarkan sayap untuk meraih nasabah di wilayah Sukabumi.”. Hal tersebut dikatakan oleh Pimipinan Bank BNI Syariah Cabang Sukabumi Amiruddin Umar kepada NERACA usai menghadiri kegiatan di Gedung Wanita Kota Sukabumi Rabu,(28/11) kemarin.

Selain itu, lanjut Dia,  pihaknya juga sedang menjalankan program wajib yang dijalankan yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan dana KUR untuk tahun 2012 ini mencapai Rp.1 milliar.
 “ Khusus untuk KUR kami akan menggandeng pihak BMT dan BPR Syariah yang ada Sukabumi. Dan ditahun 2013 dana KUR diperkirakan akan bertambah.Namun di tahun sekarang kami sedang fokus terhadap pengembangan dan meraih pangsa pasar yang banyak.” Tutur Amiruddin. (Arya)



















BSI Gelar Bursa Kerja Dan Career and Entrepreuneurship Fair BSI (CEF).


Sukabumi- Sebanyak  552 peserta mengikuti kegiatan Career and Entrepreuneurship Fair BSI (CEF). Kegiatan tersebut juga disisi dengan  bursa kerja dengan melibatkan 32 perusahaan yang bergerak di bidang diantaranya, perbankan, asuransi dan ritel. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi Rabu, ( 28/11) kemarin diikuti oleh alumni BSI dan umum.
Kepala BSI Career Centre Pusat, Heri Kuswara kepada NERACA menjelaskan,

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahunnya, dengan tujuan meningkatkan dan mengembangkan kerja sama antara BSI dengan Perusahaan, sekaligus meningkatkan penyaluran para alumni BSI ke berbagai perusahaan. " Dalam acara ini ditargetkan 30 persen bisa terserap oleh 32 perusahaan yang hadir disini." Terangnya.

Ketika ditanya berapa persen alumni BSI yang terserap oleh tenaga kerja serta merabh dunia usaha Heri menjelaskan, 25 persen mahasiswa dan alumni Bina Sarana Informatika, ternyata sudah merambah dunia wirausaha dengan berbagai jenis usaha.
“ jika dibandingkan dengan tahun lalu, Jumlah mahasiswa yang membuka wirausaha tahun ini meningkat 150 persen”  Ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga pihak BSI, menghadirkan 19 wirausaha muda yang berasal dari mahasiswa dan alumni BSI untuk memberikan motivator atau masukan bagi para peserta tentang kiat-kiat menjadi wirausaha muda.
Menurutnya, dengan terus meningkatnya jumlah mahasiswa dan alumni BSI yang membuka wirausaha menandakan bahwa insting bisnis mahasiswa BSI sudah mulai jalan. Rata-rata mereka yang membuka wirausaha bergeral di bidang, kuliner makanan ringan, clothing dan lainnya.
Ditambahkannya, pihak BSI memberikan peluang bagi mahasiswa untuk membuka wirausaha namun belum memiliki modal, dengan cara mengirimkan proposal konsep wirausaha apa yang ingin dibuka ke pihak BSI dan nantinya akan diusahakan untuk mendapatkan modal awal melalui bank atau lembaga keuangan lainnya.” Kami siap menjadi penjamin ke pihak perbankan, namun tentunya ada analisa dahulu kelayakan untuk mendapatkan bantuan modal usaha tersebut” Terangnya, (Arya)