Selasa, 25 Desember 2012

Calon Wakil Walikota Sukabumi Jona Arizona:Lahan Pertanian Harus Diperhatikan



Sukabumi- Selain akan mengeluarkan kartu sehat, kartu pintar dan bantuan permodalan usaha  bakal calon (Balon) Wakil Walikota Sukabumi Jona Arizona dari pasangan Mulyono - Jona arizona (Mujarab) akan memberikan perhatian juga bagi para pertani dengan menyediakan lahan pertanian. Hal tersebut dikatakan oleh  Jona saat menghadiri kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan PAC PDI Perjuangan Warudoyong di Jl. Pabuaran yang , Kota Sukabumi. Minggu (23/12). Kemarin. Hadir dalam kegiatan tersebut  ketua DPC PDI Perjuangan  Kota sukabumi Iwan Kustiawan serta ketua dan pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Warudoyong.
Dikatakan jona, dengan disediakannya lahan pertanian agar para petani tidak kehilangan garapannya, apalagi melihat Kota Sukabumi perkembangan pemabangunannya yang semakin maju. “ Tetap bagaimanapun juga lahan bagi para petani harus disediakan, karena ini menyangkut kelangsungan hidup mereka dan Mujarab kedepan akan membatasi wilayah mana yang boleh dibangun dan mana area pesawahan yang harus dikembangkan ”. Ujarnya,
Selain itu, lahan pertanian juga sudah diatur dalam Rencana Tataruang Wilayah (RTRW) dimana pemerintah daerah harus menyediakan area untuk pertanian tanpa alasan apapaun.” Semua itu sudah diatur dalam pembahsan RTRW 2011 di DPRD beberapa waktu yang lalu.” Ujarnya.\
Dalam kesempatan tersebut juga, didepan ratusan ratusan masyarakat Kecamatan Warudoyong, Jona berjanji bila dirinya terpilih semua yang telah diprogramnya baik itu kartu pintar,kartu sehat, bantuan modal usaha setiap RW dan penyediaan lahan pertanian bisa direalisasikan.” Mudah-mudahan ketika saya dan pasangan saya yakni H.Mulyono terpilih memimpin Kota Sukabumi nanti, program tersebut akan dijalankan” Ujarnya.
Terkait dengan Hari Ibu ke 84, Jona menilai bahwa dirinya serta semua orang tidak akan berhasil hingga saat ini tanpa peran seorang Ibu yang tidak pernah lelah dalam merawat dan memberikan kasih sayang. “ Kepribadian dan keberhasilan kita sat ini tidak terlepas dari peran seorang Ibu, maka saya ingatkan hargailah Ibu,” ungkapnya.
Sementara itu ketua Panitia Bhakti Sosial, Asep Budi Kurniawan mengatakan, pelaksanaan bhakti sosial yang bertemakan PDI Perjuangan Kota Sukabumi bersama Mujarab Peduli Rakyat, intinya calon pemimpin Kota Sukabumi kedepan harus mencontoh seorang ibu yang penuh kasih sayang dan tidak pernah mengeluh. Dan kegiatan baksos ini dibagikan paket sembako bagi 200 ibu-ibu se Kecamatan Warudoyong yang diberikan langsung oleh Balon Wakil Walikota Sukabumi Jona Arijona Ketua DPC PDI Perjuangan dan ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. (Arya)

Jumlah Transaksi Bisnis Selama Sukabumi Ekspo Digelar Mencapai Rp. 559,150 juta



Sukabumi- Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi Dudi Fathul Jawad mengatakan, selama pelaksanaan Sukabumi ekspo ke- 3 digelar , jumlah transaksi bisnis  mencapai Rp. 559,150 juta atau setiap harinya
rata-rata mencapai Rp.99,191 juta rupiah. “ Sukabumi ekspo yang dilaksanakan selama sembilan hari (13-19/12) perputaran uang cukup tinggi dan memebrikan daya ungkit bagi para pelaku UKM yang ikut dalam Sukabumi ekspo .” Ujar Dudi kepada Neraca Jumat kemarin.
Sedangkan untuk jumlah pengunjung setiap harinya rata-rata mencapai antara 10 sampai dengan 12 ribu orang. Melihat angka pengunjung yang mencapai ribuan itu tentunya kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat baik dari masyarakat Sukabumi. “ insya Allah  tahun-mendatang akan meriah lagi .” Katanya.
Ditambahkan Dudi, selama kegiatan tersebut berlangsung, telah terjadi beberapa transaksi kontrak atau order, antara pihak pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), dengan pihak Pasar Modern yang ada di Kota Sukabumi. Hal tersebut menunjukan, bahwa dari kegiatan tersebut adanya multiplier effect  yang cukup signifikan, khususnya terhadap peningkatan daya beli masyarakat, sekaligus berdampak langsung pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi.
Bahkan menurut Dudi, pihaknya berencana tahun berikutnya akan menggelar Sukabumi ekspo bukan hanya melibatkan para UKM saja, melainkan dengan pengusaha dibidang lainnya diantaranya Elektronik  dan pelaksanaanya juga akan lebih lama lagi.” Insya Allah kedepan langkah ini akan kita coba dan berharap akan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi.( Arya).

Selasa, 18 Desember 2012

Walikota Sukabumi Resmikan Bank Saudara


Sukabumi-  Dengan tumbuhnya dunia Perbankan di Kota Sukabumi, itu menandakan investasi dalam dunia perbankan sangat menarik. Hal Begitu juga dengan adanya lahirnya Bank Saudara di kota Sukabumi bisa membantu daya ungkit masyarakat Sukabumi.Hal tersebut dikatkan oleh Walikota Sukabumi usai meresmikan Kantor Bank Saudara yang beralamat di Jaln jendral Sudirman Kota Sukabumi. Selasa,(18/12) kemarin.
Dikatakannya, kelahiran perbankan yang tumbuh semakin pesat di Kota Sukabumi  setidaknya merealisasikan tujuan Nasioanl. “ Kurang lebih sudah terdapat 25 Bank yang ada di Kota Sukabumi.” Ujar Muslikh. Dalam kesempatan tersebut juga Muslikh menghimbau kepada semua perbankan yang ada di Kota Sukabumi, agar ketika sudah mendapatkan untung jangan lupa terhadap masyarakat Sukabumi. “ Program CSR nya jangan sampai lari keluar Kota Sukabumi. Dan maslah itu salah satu yang perlu disikapi.” Terangnya.
Sementara itu Direktur utama Bank Saudara Yanto M Purbo dalam press releasenya menjelaskan, Bank Saudara berkantor pusat di Bandung dan merupakan salah satu bank kelas menengah yang cukup terkemuka di Indonesia. Bank saudara mempunyai sejarah yang panjang di bidang keuangan di Indonesia . didirikan dalam bentuk Vereeniging (lembaga keuangan) pada tahun 1906 yaitu usaha simpan pijam yang kemudian beralih menjadi usaha bank. “ Pada tahun 1992 setelah mendapatkan suntikan modal dari Bapak Arifin Panigoro untuk membesarkan bank ini. Dan pada tahun 2006, keberadaan bank saudara resmi sebagai perusahaan publik yang sahamnya tercata di Bursa Efek Indonesia (BEI), dimana 34 % kepemilikan saham Medco/Bapak.Arifin Panigoro dilepas ke masyarakat di Indonesia termasuk bank pemerintah, bank daerah, bank asing dan bank swasta, belum lagi terdapat ribuan BPR.” Terangnya.
Kemudian lanjut Dia, seiring perkembangannya bank saudara kemudian membuka Kantor Cabang di Sukabumi. keberadaan bank Saudara di Kota Sukabumi merupakan cabang induk bank saudra ke 16 Jawa dan Bali. “ Hadir Kota Sukabumi  selain memberikan pelayanan jasa perbankan juga melihat pesatnya pertumbuhan ekonomi, dan itu terbukti dengan hadirnya puluhan dunia perbankan di Kota Sukabumi ini “.Ujarnya.
Saat ini tambah Yanto, asset bank saudara pada per bulan September 2012 meningkat berjumlah Rp.5,98 triliun bila dibandingkan dengan bulan Desember tahun 2011 yang hanya sebesar Rp.5,08 triliun. Dan penghargaan yang telah diraih atas kinerja bank saudara diantaranya dari majalah perbankan info bank, yakni platinum award yaitu penghargaan selama 10 tahun berturut-berturut berkinerja sangat bagus. (Arya)

        

Senin, 17 Desember 2012

Muniri Muchtar Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi : Sesuai Perda RTRW Pemkot Sukabumi Harus Menyiapkan 320 Hektar Lahan Pertanian


Sukabumi- Setiap Kota dan Kabupaten di daerah harus menyiapkan lahan pertanian berkelanjutan. Tak terkecuali di kota Sukabumi lahan untuk pertanian tersebut harus ada sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW )2011. “ Ada komitmen Pemerintah harus menyediakan area pertanian, mengingat Kota Sukabumi area untuk pertaniannya semakin sedikit”. Hal tersebut dikatakan oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi Muniri Muchtar kepada NERACA di ruang kerjanya Senin,(17/12). Kemarin.
Dikatakan Munir, lahan yang harus disediakan itu sekitar 320 hektar selama 25 tahun kedepan, dan lahan yang diperuntukan untuk area pertanian tidak boleh dialih fungsikan. Selain itu juga akan memeberikan dukungan dan jaminan kepada petani atau masyarakat yang mempunyai lahan pertanian.  
Selain itu juga lanjut Dia, pemerintah harus bisa memberikan pelayanan kepada para petani untuk menunjang kesejahteraan mereka, diantarannyamemberikan intensif pembayaran mengenai pajaknya atau bila perlu digratiskan, kemudian intensif untuk pemberian sarana produksi pertanian dari mulai benih , pupuk , proteksi pemasaran atau hasil pertanian para petani dan lainnya.” Kalau sudah ada jaminan saya yakin laha pertaniannya tidak akan dijual olehmereka.” Ujarnya.
Munir juga menegaskan, untuk lahan-lahan pertanian sesuai zonasi yang ada pemerintah daerah untuk tidak diberikan atau memberikan masalah perijinan bangunan di luar pertanian sesuai zona yang ada. “ Kalau sampai terjadi tetap saja lahan pertanian di Kota Sukabumi semakin terkikis.” Ujarnya. (Arya)

Kamis, 13 Desember 2012

PD.BPR Kota Sukabumi Akan Mendapatkan Bantuan Modal Sebesar 5 Milliar


Sukabumi- PD. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Sukabumi akhir tahun 2012 nanti rencananya akan mendapatkan dana sebesar Rp.5 milliar dari Lembaga Pembiyaan Dana Bergulir (LPDB) Departeman Koperasi. Hal tersebut dikatakan Oleh Direktur Utama PD BPR Kota Sukabumi Yudi Permadi SE ketika ditemui NERACA usai mengikuti pembukaan The 3rd Sukabumi Exspo di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Kamis,(13/12) kemarin. “ Akhir Bulan Desember 2012 anggran tersebut mudah-mudahan sudah ada di Bank BPR.” Ujarnya.

Dikatakannya, Dengan akan mendapatkan bantuan tersebut pihaknya sudah membuat langkah –langkah strategis untuk kemajuan Bank yang dipimpinnya.Yakni dengan cara akan memberikan bungan yang sangat murah “ Ya , dibawah 1 persen yakni 0,95 persen.” Ujarnya.
Dijelasknnya, meskipun saat ini jumlah nasabah berkurang yang dulu sekitar 1200 nasabah sekarang menjadi 1000 nasabah namun dari segi volume kreditnya meningkat sebesar Rp.23 milliar.

Dengan jumlah nasabah tersebut lanjut Yudi, pihaknya sudah menggulirkan pinjaman sebesar 23 milliar kepada 600 pelaku UKM dan sisanya oleh PNS. “ Kredit pinjaman tersebut pengembaliaanya semua lancar.” Ujarnya.

Dia juga mengatakan kredit bermasalah (NPL) di Bank yang dipimpinnya sebesar 3,2 %  . “ melihat kondisi tersebut, Alhamdulillah kami mendapatkan kepercayaan juga dari bank-bank lain  dari segi pinjaman. Dan kami juga dinyatakan Bank yang Kondisinya sehat oleh Bank Indonesia (BI).” Ujar yudi.

Untuk kedepannya kata Yudi, pihaknya akan mejalankan program-program yang sudah direncanakan diantaranya, mencoba mengeluarkan kredit dengan bunga yang sangat murah dan meningkatakan dana masyarakat sampai dengan 20 % . “ dengan rencana ini diharapkan dari segi asset bisa bertambah. “ Untuk tahun 2012 saja dari segi asset mengalami kita sudah mencapai 33 milliar dan itu mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya  sebesar Rp.29,5 milliar.” UjarYudi. (Arya)            
   

Wakil Walikota Sukabumi : Adanya The 3rd Sukabumi Ekspo Diharapkan Bisa Membangkitkan Perekonomian


Sukabumi- Dengan digelarnya kegiatan Sukabumi Exspo tahun 2012, pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berupaya untuk memberikan fasilitas dan ruang kepada para pelaku dunia usaha baik lokal maupun regional untuk memperkenalkan produknya masing-masing. Hal itu dikatakan oleh Wakil Walikota Sukabumi H. Mulyono MM saat membuka kegiatan The 3rd Sukabumi ekspo Tahun 2012 di Lapang Merdeka Kota Sukabumi. Kamis, (13/12), kemarin. “ Selain itu juga diharapkan dapat memperluas jaringan dan daya saing sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan omzet penjualan produk. “ Ujar Mulyono.
Selain itu, lanjut Mulyono, dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan mampu membangkitkan perekonomian dan meningkatkan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Sukabumi.” Sejak tahun 2008 LPE Kota Sukabumi mengalami kenaikan dan penurunan, hal ini terjadi karena ekonomi dipengaruhi secara dominan oleh faktor lingkungannya.” Ujarnya.
Pada tahun 2010 kata Mulyono, LPE Kota Sukabumi sebesar 6,12, dan angka tersebut mengalami penurunan dari tahun 2009 yang LPE nya sebesar 6,14.  Namun LPE pada tahun 2010 berada masih diatas LPE Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang tumbuh sebesar 4,48 persen. “ Peningkatan LPE ini tentunya didorong oleh seluruh stakeholder dan seluruh faktor pendukung perekonomian. Oleh karena itu, kebersamaan dan saling sinergi harus menjadi faktor pendukung utama dalam peningkatan perekonomian dan pencapaian kesejahteraan.” Terangnya.
Sementara itu Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Sukabumi Dudi Fathul Jawad menjelaskan, kegiatan The 3rd Sukabumi Ekspo Tahun 2012 ini diikuti oleh hampir Seluruh Pelaku Usaha Kecil Menegah (UKM) yang tersebar di Indonesia dengan 150 Stand . “ kegiatan ini dilaksanakan selama satu minggu (13-19/12). Dan dari jumlah stand yang ada kebanyakan mereka menawarkan usaha Batik daerah masing-masing diantaranya Cirebon. “ Ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut juga pihaknya melaporkan dari 7 program unggulan baru beberapa program yang dapat dilaksanakan diantaranya. Dana penguatan permodalan disalurkan melalui BMT dan PD.BPR Pasar sebesar Rp.6,975 milliar dengan perputaran sebesar Rp.10,504 milliar. (Arya)                       

Rabu, 12 Desember 2012

Dalam Satu Tahun ULP Kota Sukabumi Lelangkan 109 Paket Pekerjaan


Sukabumi- Paket pekerjaan yang sudah dilelangkan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Sukabumi selama hampir satu tahun berjumlah 109 paket, dari jumlah tersebut keseluruhan proses pelelangannya sudah selesai dilaksanakan.
Kepala UPT ULP Kota Sukabumi Fahrurrazi Kepada NERACA di ruang kerjanya, Rabu,(12/12), kamarin menjelaskan,  Berdasarkan data rekapitulasi prores pengadaan barang dan jasa OPD yang dilaksanakan melalui ULP sampai dengan akhir bulan November 2012 keseluruhan bejumlah 109 dengan total pagu anggaran Rp. 49, 768 milliar  dengan efesiensi Rp. 5,842 milliar atau persentase efesiensinya sekitar 11,74 %. “ ini laporan baru sampai akhir bulan November dan pelelangan yang masih dalam proses sebelum akhir bulan Desember semuanya bisa selesai.”  Ungkap Dia.
Dikatakannya, dari seluruh paket yang masuk ke ULP kebanyakan pekerjaan kontruksi yang jumlahnya 55 paket , dan pekerjaan yang lainnya seperti jasa konsultansi dan pengadaan barang masih dibawah angka pekerjaan kontrtuksi.” Setiap tahunnya hampir paket pekerjaan kontruksi yang paling banyak.” Singkat dia.
Ketika disinggung masih banyak kalangan pengusaha yang masih kurang percaya terhadap ULP, dirinya menjelaskan, wajar –wajar saja, bila ada masyarakat atau pengusaha yang tidak puas hasil pengumuman yang dikeluarkan oleh ULP, namun sampai saat ini pihaknya tidak pernah ada kendala dalam menyelesaikan semua pekerjaan.” Saya yakin temen-teman yang ada di ULP bekerja sesuai dengan tugasnyal, ditambah sisitemnyakan secara elektronik atau online yang bisa diakses langsung, jadi kecil kemungkinan bila ada atau teman-teman disini yang nakal. Kalau memang ada dibuktikan saja.” Ujarnya.
Melihat demikian, wajar bila ULP kota Sukabumi sering dijadikan studi banding oleh kota atau daerah yang ada diseluruh Indonesia. Pasalnya Kota Sukabumi daerah yang inovasi membentuk ULP dari awal dan sekalian  daerah percontohan ULP.” Kami sudah kedatanagan 29 kota atu daerah yang berkunjung ke ULP Kota Sukabumi diantaranya dari Sulawasi dan Kalimantan. Ya  hampir seluruh Indonesia” Ujarnya. (Arya)