Minggu, 14 Oktober 2012

Geliat Usaha Dibalik Burung Berkicau


Sukabumi- Berkembangnya komunitas pecinta burung, ternyata memberikan peluang tersendiri untuk berwirausaha, seperti yang dilakukan oleh sebagian masyarakat di Sukabumi, Mereka mendadak menjadi pengrajin  sangkar burung.
Seperti yang diutarakan oleh Tatan Kustandi, ide tersebut muncul karena melihat pecinta burung sudah hamper merata di berbagai pelosok termasuk di Sukabumi, dari situlah dirinya mengajak kepada sebagaian masayarakat baik yang mempunyai komunitas pecinta burung berkicau ataupun kepada masayarakat biasa untuk melakukan usaha membuat sangkar burung.” Disini pengrajin sangkar burung bukan hanya komunitas pecinta burung saja  melainkan dari unsur masyarakat juga.” Ungkap Tatan kepada NERACA usai menghadiri lomba Burung Berkicau yang dilaksanakan oleh DPD KNPI Kota Sukabumi di Jalan linkar Selatan ,Minggu, (14/10). Kemarin.
Setelah di coba dan ditekuni sampai sekarang ternyata bisa memberikan penghasilan , bayangkan saja harga satu sangkar burung yang dijual dari mulai Rp.100 ribu  sampai dengan harga Rp.3 juta rupiah.Bahkan kalau ada yang memesan, tentunya penghasilan bagi pekerja itu sendiri bertambah.
“ Ide itu muncul ketika saya mulai hobi mengkoleksi burung berkicau, kemudian saya diangkat menjadi Pembina paguyuban kicau mania sukabumi (KMS), dari situlah saya mencoba untuk memberikan program berwirausaha.yang sekaranag menjadi home industry.” Ujar Abah Tatan sapaan akrabnya.
Saat ini dirinya bersama 50 tenaga pengrajin yang tersebar di berbagai wilayah di Sukabumi, terus mengembangkan pembuatan sangkar burung tersebut, bahkan sampai saat ini sangkar yang dibuatnya sudah terkenal sampai daerah Cianjur, Bandung, cicurug, Pelabuhanratu,Bogor dan daerah lainnya. “ Bahkan hasil karya kami sudah mulai dipasarkan ke beberapa kios yang ada diwilayah sukabumi dan sekitarnya, untuk memperkenalkan saja.”Katanya.
Selain itu dirinya juga mengatakan, bahwa sangkar burung buatannya bersama rekan-rekannya, tidak kalah bagus dengan buatan yang lain, ini bisa dibuktikan dengan seringnya mendapatkan pesanan dari pecinta burung berkicau, kareni dirinya menilai selain burng yang bagus orang juga akan menilai dari jenis sangkarnya.
Ketika dsisinggung apakah kedepan wirausaha ini akan diperbesar, Tatan mengatakan, tentunya itu akan kita kembangkan, cumin untuk saat ini kami mencoba untuk home industri kecil-kecilan tanpa mengandalkan bantuan modal dari pemerintah.” Kami hanya ingin mencoba mandiri dulu,” ungkapnya.
Sementara itu berkaitan dengan agenda lomba Burung berkicau tersebut,Ketua KNPI Kota Sukabumi H.gundar Qolyubi mengatakan, lomba ini diikuti hampir 200 orang, dengan berbagai kelas perlombaan.
Selian itu KNPI juga akan menggelar kegiatan lainnya dalam memepringati Sumpah pemuda diantaranya pembagian sembako yang disebar ke Kecamatan se Kota Sukabumi, pengecatan Mesjid Di Gunungpuyuh dan memberikan penghargaan kepada ketua KNPI terdahulu .(Arya) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar