Minggu, 28 April 2013

Walikota Sukabumi : Sensus Pertanian Benar-benar Tepat Waktu Dan Disiplin


Sukabumi- Walikota Sukabumi H.Muslikh Abdussyukur  berharap, sensus pertanian yang akan dilaksanakan pada bulan Mei mendatang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi benar-benar disiplin dan tepat waktu.
  “ Saya berharap BPS dalam mensensus pertanian benar- benar mendapatkan data yang akurat serta tepat waktu. Karena sensus pertanian dilaksanakan 10 tahun sekali ” Ujar Muslikh usai membuka sosialisasi sensus pertanian (ST 2013) di Opp Room Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi Rabu,(24/4). Kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut
Dikatakan Muslikh, dalam sensus pertanian ini, mampu menghasilkan basis data pertanian di Kota Sukabumi yang akurat dan applicanble, yang dapat digunakan untuk memetakan berbagai potensi produk unggulan pertanian Kota Sukabumi, sekaligus menginventarisasi berbagai permasalahan dan kendala, yang benar-benar berguna sebagai infut dalam merumuskan kebijakan bidang pertanian di Kota Sukabumi.     
Kepala BPS Kota Sukabumi Ir. Dudung supriadi menjelaksan, pelaksanaan sensus pertanian ini merupakan yang keenam kalinya di Kota Sukabumi, yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Antara lain pada tahun 1963, 1973,  1983,1993, 2003, dan tahun 2013. Dijelaskan pula, pelaksanaan sosialisasi ini, merupakan salah satu tahapan, dari rangkaian panjang pelaksanaan Sensus Pertanian Tahun 2013 di Kota Sukabumi. “ Pelaksanaan ST 2013 akan di mulai pada tanggal 1- 3 Mei 2013 mendatang.” Ujarnya.
Dijelaskan Dia, sebagai latar belakang sektor pertanian berperan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Pertanian memberikan kontribusi terbesar kedua (14,7 %) setelah industry ( 24,3 %) dalam produk domestik bruto Indonesia tahun 2011. Dari 112,8 juta penduduk Indoenesia yang bekerja pada Februari 2012, sector pertanian menyerap tenaga kerja terbanyak (36, 52 %).  Undang-undang nomor 16 tahun 1997 tentang statistik mengamanahkan BPS untuk melaksanakan statistic dasar, yaitu sensus penduduk, ekonomi dan sensus pertanian yang masing-masing diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali.
ST2013 lanjut dudung, mencakup seluruh seluruh usaha pertanian di sebsektor tanaman pangan, hortikultura,perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan, baik pada rumah tangga, perusahaan, maupun pesantren/seminari, lembaga pemasyarakatan, barak militer dan kelompok usaha bersama. “ pencacahan dilakukan di seluruh Negara Kesatuan republic Indoenesia . dan petugas menggenakan seragam berwarna hijau dengan gambar logo BPS dan ST2013 serta dilengkapi dengan surat tugas dan sipetugas tidak memungut biaya.” Terangnya. Arya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar