Sabtu, 08 Desember 2012

Warga Masih Keluhkan Modal Usaha


Sukabumi-  Hampir sebagian warga di Kota Sukabumi yang membuka usaha masih terganjal dengan sulitnya untuk mengembangkan usahanya yang disebabkan kurangnya modal usaha. Hal itu diungkapkan oleh salah satu warga Kelurahan Gunungparang Kecamatan Cikole Kota Sukabumi saat mengikuti kegiatan reses anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) Henil Elia di kampung Baldes Kecamatan Cikole Kota Sukabumi,Jumat,( 7/12). “ Selain kesehatan dan Pendidikan yang dikeluhkan oleh warga bantuan modal usaha yang sulit didapat dari pemerintah. Dan masalah bantuan modal usaha juga seperti yang diutarakan oleh warga kepada saya ketika kegiatan reses di kampung Leles Kelurahan Kebonjati.” Ujar Henil   
Dikatakan Henil, rata-rata mereka yang membuka usaha di rumahnya hanya bisa mengandalakan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) saja, dan bantuan tersebut tidak bisa mencukupi untuk mengembangkan usaha mereka. “ Saya Tanya kebanyakan mereka membutuhkan bantuan modal antara Rp.500 ribu sampai Rp. 1,5 juta rupiah.” Ujarnya.
Melihat permasalahan tersebut, Dirinya mendesak agar pemerintah bisa lebih memeperhatikan para pelaku usaha kecil khususnya pelaku usaha rumahan yang saat ini sudah menjamur di setiap wilayah yang ada di Kota Sukabumi.” Setidaknya pemerintah menyediakan pelayanan khusus dengan terkait permodalan usaha kecil. Sehingga mereka tidak kesulitan lagi unutuk mencari modal ”. Ungkapnya.
Meskipun saat ini dunia perbankan sudah memberikan pelayanan bantuan dibidang permodalan tambah Henil, namun bagi pelaku usaha kecil rumahan, tidak berani untuk meminjam,pasalnya mereka harus mengembalikan dengan bunga yang dianggap masih besar. “  Bukanya mereka tidak mau, namun selain bungan yang besar juga takut sewaktu waktu usaha mereka sedang pailit.” Katanya. (Arya)     
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar