Kamis, 12 April 2012

Hanya sekitar 9,00% dan fisik 4,10 %. yang tidak terserap dari program DBHCHT


Sukabumi- Sperti yang diberitakan Neraca beberapa hari yang lalu tentang Penyerapan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2011 di Kota Sukabumi mencapai 98 persen atau Rp. 1.721.045.725 dari total dana yang dikucurkan oleh pusat sebesar Rp. 1.892.533.500. Penyerapan dana tersebut dibagi dua untuk fisik dan anggaran.
Berdasarkan data dari Sekretaris Tim Pelaksana DBHCHT Pemkot Sukabumi  Gabriel M. Sukarman mengatakan, anggaran program DBHCHT tahun 2011 tersebut dikucurkan untuk 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Diantaranya, Diskoperindag, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kantor Lingkungan Hidup, RSUD R. Syamsudin,SH, Dinsostek PB, Kantor PDE, Arda dan Humas, Bappeda, Kantor Satpol PP serta Bagian Perekonomian Pemkot Sukabumi.

Ketika disinggung berapa anggran yang diterima oleh 10 instansi yang menerima anggran DBHCHT Gabriel mengatakan, kami  sebagai tim fungsinya lebih kepada pelaksana kegiatan saja, sedangkan untuk menentukan berapa anggaran dari masing-maisng OPD merupakan kewenangan dari  Bappeda. Kata Gebriel Kepada Neraca. Kemarin

Ditambahkannya, hasil evaluasi untuk penyerapan  dana DBHCHT untuk anggaran atau keuangan sebesar 99,94 % dan penyerapan untuk fisik 95,90%. Dengan demikian dana yang tidak terserap untuk anggaran sekitar 9,00% dan fisik 4,10 %.

“ Yang tidak terserap ada di Diskoperindagkop Kota Sukabumi tentang  sosialisasi cukai yang berada di 4 wilayah, alasannya, karena perubahan Anggaran, jadi daripada tidak terserap lebih baik tidak diambil. Dan nantinya anggaran yang tidak terserap pada tahun 2011, secara otomatis akan dimasukkan pada anggaran di tahun 2012,” Terangnya.

Diakui Gabriel, yang dibutuhkan dari penyerapan anggran DBHCHT sebenarnya kita butuh lebih banyak adalah untuk bidang fisik,seperti pembangunan infrastruktur dan perbaikan untuk rumah-rumah kumuh. Jadi program yang sedang direncakan ditahun 2012 diantaranya membangun kelurahan hijau di 5 kelurahan, kawasan hijau di Cikundul, serta pemberian peralatan kesehatan bagi masyarakat penderita penyakit akibat rokok.Jelasnya. (arya)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar